Archives

Categories

Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)

Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)

Seperti di daerah-daerah lainnya dimanapun, di Batampun ada berbagai macam mode transportasi umum yang biasa digunakan oleh masyarakat.
Posting ini akan mencoba mengulas berbagai macam mode transportasi umum yang ada di Batam:

1. Carry
Sila lihat ke posting sebelumnya

2. JoNo
Sila lihat ke posting sebelumnya

3. Taxi
Sila lihat ke posting sebelumnya

4. Bus
Di Batam, ada beberapa operator bus besar. Yang pernah saya naiki adalah Bus seperti Busway yang dioperasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Batam, dan Bus Karyawan (yang dioperasikan oleh swasta). Sebetulnya ada dua lagi yaitu Bus Damri dan Bus Bandara, tetapi saya belum pernah naik sih jadi saya tidak bisa menuliskannya.

Nah jenis bus yang pertama adalah Busway yang dioperasikan oleh DisHub kota Batam. Bus ini berwarna biru dan yang saya tahu sih mempunyai paling tidak dua trayek yaitu Sekupang-Batam Center PP, Batam Center-Batu Aji PP. Entah ya kalau ada trayek lain lagi karena baru 2 bus dari trayek itulah yang pernah saya naiki.

Dari http://riadylagi.multiply.com/journal

Dari http://riadylagi.multiply.com/journal

Perlu diketahui bahwa Busway ini hanya berhenti di halte khusus saja yaitu bis yang dilengkapi dengan tangga untuk naik ke Busway ini. Kenapa ini diperlukan? karena pintu masuk ini sengaja didesain cukup tinggi, sehingga orang tidak bisa sembarang naik/turun dan hanya bisa naik/turun di halte khusus saja.

Ongkos Busway ini sendiri tergolong murah yaitu hanya Rp 3.000 dan tidak tergantung dari sejauh manapun kita pergi. Jadi bila kita dari Mega Mall (Halte pemberangkatan di Batam Center) naik Busway jurusan Sekupang, maka ongkos yang harus kita bayar sama saja bila kita turun di Halte depan RS Awal Bros dengan bila kita turun di Sekupang. Selain itu, Busway ini pun dilengkapi dengan AC, jadi menurut saya jenis bus ini sangat nyaman untuk dinaiki. Terlebih bila kita hendak bepergian dengan keluarga (anak dan istri). Anakpun pasti tidak akan rewel karena kepanasan :)

bus karyawan batam

bus karyawan batam

Jenis bus yang kedua adalah Bus Karyawan. Bus ini berwarna biru gelap. Di depan kaca depannya juga biasanya ditempel angka besar sekali sebagai penanda jurusan bis ini. Tidak seperti Busway yang bisa dinaiki oleh penumpang umum, bus Karyawan ini dikhususkan hanya untuk para pegawai kawasan industri di Batam, terutama Kawasan Industri Batamindo (BIP), Muka Kuning. Trayeknya pun khusus yaitu dimulai dari Rumah Susun (Rusun) yang ada di beberapa daerah di Batam menuju kawasan BIP.

Ada beberapa trayeknya yang saya tahu, yaitu Jodoh-Mukakuning PP, Tanjung Piayu-Mukakuning PP, Tiban-Mukakuning PP, dan BatuAji-Mukakuning PP. Selama perjalanan, bus ini akan berhenti di daerah perumahan untuk mengangkut/menurunkan pegawai yang hendak berangkat ataupun pulang.

Ada beberapa hal yang unik dari bus karyawan ini :
(a) Jadwal berangkat dan pergi dari bis ini mengikuti jam-jam tertentu saja. Konon ini disesuaikan dengan jam masuk/pulang dari karyawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan di BIP. Jadi percuma bila kita menunggu bis ini di luar jam-jam tersebut.
(b) Bila bus ini dalam perjalanan menuju BIP, maka bus ini bisa berhenti di mana saja di sepanjang perjalanannya untuk mengangkut penumpang. Tapi jangan coba menumpang bis ini di tengah jalan bila bis ini sedang menuju Jodoh, atau Tanjung piayu misalnya. Karena percuma saja, bis ini tidak akan mau berhenti :) Sepertinya ada ketentuan bahwa bila sedang menuju arah sebaliknya dari BIP, maka bis ini hanya akan mengangkut penumpang/pegawai di dalam area BIP yang hendak pulang saja.
(c) Bus ini tidak mempunyai kondektur yang akan menarik ongkosnya (Ongkosnya hanya Rp 2.400 lebih murah dari Carry yang Rp 3.000). Jadi bila kita mau turun, kita harus keluar dari pintu di dekat supir dan memberikan uangnya. Selama ini, biarpun ongkos tersebut tidak genap (kenapa juga tidak Rp 2.500 ya? :) ), sopir selalu memberikan kembalian yang pas. Bila kita berikan Rp 5.000, dia akan mengembalikan Rp 2.600 (tidak menggenapkannya menjadi Rp 2.500 seperti kebanyakan layanan publik lain). Salut deh pokoknya.
Mengenai ketiadaan kondektur ini, menarik untuk dicatat bahwa beberapa penumpang akhirnya menjadi kondektur dadakan yang menyediakan diri berjalan dari kursi ke kursi untuk menarik ongkos, sehingga tidak memberatkan tugas “pak supir yang sedang bekerja, mengendali bus supaya baik jalannya ” (lho kok jadi nyanyi… :) ). Menurut saya ini adalah suatu tindakan yang baik sekali dari para “kondektur dadakan” ini.

Menurut pendapat saya pribadi, pemko Batam sebaiknya memperbanyak jenis transportasi jenis bus seperti ini (Busway dan Bus Karyawan). Ini dikarenakan, bis-bis ini mempunyai banyak kelebihan bila dibandingkan jenis transportasi umum lainnya di Batam yakni kapasitas penumpang yang besar, ongkos yang murah, dan juga jadwal kedatangan yang teratur. Satu ciri dari tranportasi umum kota yang dibutuhkan oleh kota modern.

(Bersambung)

Search terms for this post:

www playformoney org/backgammon/

Related Post

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge