<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
> <channel><title>SigitArinto.com &#187; In Bahasa Indonesia</title> <atom:link href="http://sigitarinto.com/category/bahasa-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://sigitarinto.com</link> <description>My thought and opinion on Financial, Economy and events in Batam, Indonesia and beyond</description> <lastBuildDate>Mon, 16 Apr 2012 16:07:26 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /> <item><title>Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2</title><link>http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/#comments</comments> <pubDate>Wed, 09 Feb 2011 06:35:18 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[finansial]]></category> <category><![CDATA[keuangan]]></category> <category><![CDATA[tips]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/2009/01/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/</guid> <description><![CDATA[<p>Ok, melanjutkan sesi kemaren, kali ini gue akan coba menjelaskan bagaimana membuat cashflow. Untuk membuat gampang, kita ambil contoh aja dari seseorang yang bernama Budi.</p><p>Di kertas A bagian kiri dia punya list sbb :</p> Tabungan di Bank A = 5jt, bunga tabungan 6% setahun (sebulan 0.5%)
Tabungan di Bank B = 10jt, bunga tabungan 6% setahun (sebulan 0.5%)
Deposito [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Ok, melanjutkan sesi kemaren, kali ini gue akan coba menjelaskan bagaimana membuat cashflow. Untuk membuat gampang, kita ambil contoh aja dari seseorang yang bernama Budi.</p><p><span
id="more-14"></span>Di kertas A bagian kiri dia punya list sbb :</p><ul><li>Tabungan di Bank A = 5jt, bunga tabungan 6% setahun (sebulan 0.5%)</li><li>Tabungan di Bank B = 10jt, bunga tabungan 6% setahun (sebulan 0.5%)</li><li>Deposito di Bank A = 5jt, bunga deposito 6% setahun (sebulan 0.5%)</li><li>Deposito d Bank B = 5jt , bunga deposito 6% setahun (sebulan 0.5%)</li><li>Rumah pribadi, harga beli 50jt, bila dijual akan laku 60jt</li><li>Rumah sewaan, harga beli 50jt, bila dijual akan laku 50jt</li><li>Motor, harga beli 12jt, bila dijual akan laku 7jt</li></ul><p>Dari kertas B bagian kiri, si Budi punya daftar pemasukan sbb :</p><ul><li>Gaji, 5jt/bulan</li><li>Bunga Tabungan (6% setahun dari bank A dan B)</li><li>Bunga Deposito (6% setahun dari Bank A dan B)</li><li>Uang sewa dari rumah sewaan, 300rb/bulan</li></ul><p>Maka dari data tsb, kita bisa membuat dalam excel file bagian pertama dari cash flow spt di bawah ini :</p><p><img
src="http://i496.photobucket.com/albums/rr327/sandalilang/income.jpg" alt="Income" width="292" height="247" /></p><p><img
src="http://i496.photobucket.com/albums/rr327/sandalilang/asset.jpg" alt="Asset" width="395" height="365" /></p><p>Ok, gue akan melanjutkan besok ya untuk bagian 2 dari cashflow.. so stay tune <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>3</slash:comments> </item> <item><title>Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1</title><link>http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/#comments</comments> <pubDate>Tue, 08 Feb 2011 06:32:47 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[finansial]]></category> <category><![CDATA[keuangan]]></category> <category><![CDATA[tips]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/2009/01/05/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/</guid> <description><![CDATA[<p>1. Buatlah report cashflow kamu
Apa itu casflow ? cashflow bahasa sederhananya adalah laporan keuangan. Eiittss..! jangan takut dan apriori dulu. Kamu kira hanya perusahaan yang punya uang miliaran saja yang perlu report cash flow ? Sebagai pribadi, kita juga perlu lagi !    Tetapi ya tentu saja tidak perlu sampai canggih2 sekali.</p><p>Di setiap casflow, [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Buatlah report cashflow kamu</strong><br
/> Apa itu casflow ? cashflow bahasa sederhananya adalah laporan keuangan. Eiittss..! jangan takut dan apriori dulu. Kamu kira hanya perusahaan yang punya uang miliaran saja yang perlu report cash flow ? Sebagai pribadi, kita juga perlu lagi ! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Tetapi ya tentu saja tidak perlu sampai canggih2 sekali.</p><p><span
id="more-8"></span>Di setiap casflow, seharusnya paling tidak akan ada 4 komponen yaitu : Pendapatan (Income), Pengeluaran (Outcome), Asset dan Liabilities.</p><p>Setiap orang yang sudah punya pemasukan dan pengeluaran rutin, sangat dianjurkan untuk mempunyai cashflow pribadi. Salah satu kegunaan cashflow adalah bila disusun secara cermat, casflow akan memberikan pandangan yang jujur dan akurat mengenai kondisi keuangan kamu. Apakah kamu bisa digolongkan sebagai orang kaya, menengah atau orang miskin.</p><p>Menarik untuk dicatat bahwa ada sementara orang yang menganggap bahwa orang kaya adalah orang yang mempunyai rumah mewah, mobil banyak, intan permata, dll. Sedangkan  difinisi bagi orang miskin adalah kebalikan dari semua itu. Definisi ini bisa berubah 180 derajat bila kita mengetahui report cashflow pribadi mereka.</p><p>Dalam definisi gue, secara cashflow orang kaya adalah orang yang mempunyai total pendapatan (Income, baik passive maupun aktif) + total asset mereka lebih besar daripada total pengeluaran (outcome) + kewajiban (liabilities).</p><p>Sedangkan kebebasan finansial adalah orang yang mempunyai asset yang sudah menghasilkan pemasukan yang jauh lebih besar daripada semua outcome dan liabilities-nya. Kenapa ? Karena orang ini sudah  tidak tergantung lagi dari pekerjaan rutinnya. Dia bisa berhenti bekerja dan dia masih mempunyai pemasukan dari asset yang jumlahnya lebih besar dari pengeluaran dia.</p><p>Nah apa itu Income, Asset, outcome dan liabilities ?<br
/> Ini dia definisi gue buat itu semua (tolong dikoreksi bila salah ya.. <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p><p>1. Income : adalah pendapatan, uang masuk ke dompet kamu.<br
/> Contoh dari income adalah Gaji, Bunga Tabungan, Apresiasi Emas, Deviden dari Deposito/saham, Uang Sewa dari Rumah kontrakan, Uang sewa dari Tanah, bagi hasil Bisnis, dll.</p><p>2. Asset : semua hal milik kamu yang mendatangkan pemasukan pendapatan/uang ke kantong kamu.<br
/> Contoh dari asset adalah Tabungan, Emas, Saham/deposito, Rumah/Tanah, Bisnis dll.</p><p>3. Outcome : adalah semua pengeluaran, uang keluar dari dompet kamu.<br
/> Contohnya adalah bayar Pajak, Hipotek Rumah, Pembayaran Pinjaman Biaya Sekolah, Pembayan Mobil, Pembayaran Kartu Kredit, Pembayaran Eceran, Pembayaran Pinjaman Bank, Pengeluaran Belanja Rumah, Pengeluaran anak, dll</p><p>4. Liabilities : semua hal milik kamu yang mengeluarkan uang dari dompet kamu.<br
/> Contohnya adalah Hipotek Rumah, Pinjaman Biaya sekolah, Pinjaman pembiayaan Mobil, Hutang Kartu Kredit, Hutang eceran, Hipotek Tanah, Hutang Bisnis, Pinjaman Bank lainnya, dll.</p><p>Sudah mulai bingung ? Ok mari kita simulasikan saja supaya kamu lebih mengerti.</p><p>Sekarang ambil kertas dan pulpen/pensil.</p><p>Tulis di bagian atas kertas tersebut &#8220;Kertas A&#8221;.</p><p>Bagi 2 kertas tersebut menjadi 2 bagian, yaitu kanan dan kiri.</p><p>Sekarang gue minta kamu untuk menuliskan semua harta yang kamu punya di bagian kiri kertas &#8220;A&#8221; tersebut. Semua ? ya semua !!</p><p>Ingat, gue belum minta kamu menuliskan jumlahnya, hanya item2-nya saja. Misal jika elo punya tabungan di 3 bank, sebutkan tabungan di bank a, b, c. Deposito di 3 bank juga, maka tuliskan deposito di a, b, c. Dst dst.</p><p>Setelah kamu selesai menuliskan harta kamu, sekarang coba tuliskan semua item2 dari hutang-hutang kamu di bagian kiri kertas &#8220;A&#8221;. Ingat, jika rumah yang kamu tempati sekarang masih belum selesai angsurannya, maka itu juga termasuk hutang lho B) ! Jangan lupakan juga hutang kamu ke tetangga, kantor, koperasi, teman, dll, dll.</p><p>Nah setelah dua langkah diatas selesai, sekarang gue minta kamu untuk menuliskan nominal dari item2 diatas.</p><p>Sudah ? Nah sekarang ambil kertas terpisah (kita sebut saja kertas &#8220;B&#8221;) dan bagi 2 juga kertas tersebut menjadi bagian kanan dan kiri.</p><p>Sekarang, coba daftarkan pendapatan rutin yang kamu dapatkan dari harta2 kamu. Misal-nya, jika kamu punya rumah sewaan, maka tuliskan berapa banyak uang sewa yang kamu dapatkan perbulan/pertahunnya. Misal lagi kamu punya bisnis jualan pulsa elektronik, sebutkan berapa banyak profit yang kamu dapat perbulan. Dll dll&#8230; Tuliskan itu dibagian kiri kertas &#8220;B&#8221;.</p><p>Setelah itu, coba daftarkan pengeluaran rutin yang kamu keluarkan dari hutang2 kamu. Misalnya, bayar PBB buat rumah kamu/rumah kontrakkan, cicilan kartu kredit, cicilan kredit mobil, dll dll. Tulis itu semua di bagian kanan kertas &#8220;B&#8221;</p><p>Sudah ? ok. Gue akan menjelaskan bagaimana elo bisa memasukkan apa yang sudah elo buat di atas ke dalam report cashflow pribadi elo dalam posting gue selanjutnya.. So stay tune&#8230; <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>5</slash:comments> </item> <item><title>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)</title><link>http://sigitarinto.com/2009/04/25/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-4/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/04/25/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-4/#comments</comments> <pubDate>Sat, 25 Apr 2009 11:31:46 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[Batam]]></category> <category><![CDATA[BIP]]></category> <category><![CDATA[Bis]]></category> <category><![CDATA[carry]]></category> <category><![CDATA[indonesia]]></category> <category><![CDATA[JoNo]]></category> <category><![CDATA[Karyawan]]></category> <category><![CDATA[mode tansportasi]]></category> <category><![CDATA[Muka Kuning]]></category> <category><![CDATA[Pegawai]]></category> <category><![CDATA[taxi]]></category> <category><![CDATA[Workers]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=455</guid> <description><![CDATA[<p>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)</p><p>Seperti di daerah-daerah lainnya dimanapun, di Batampun ada berbagai macam mode transportasi umum yang biasa digunakan oleh masyarakat.
Posting ini akan mencoba mengulas berbagai macam mode transportasi umum yang ada di Batam:</p><p>1. Carry
Sila lihat ke posting sebelumnya</p><p>2. JoNo
Sila lihat ke posting sebelumnya</p><p>3. Taxi
Sila lihat ke posting sebelumnya</p><p>4. Bus
Di Batam, [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam</strong> (Bagian 4)</p><p>Seperti di daerah-daerah lainnya dimanapun, di Batampun ada berbagai macam mode transportasi umum yang biasa digunakan oleh masyarakat.<br
/> Posting ini akan mencoba mengulas berbagai macam mode transportasi umum yang ada di Batam:</p><p><strong>1. Carry</strong><br
/> Sila lihat ke posting <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/">sebelumnya </a></p><p><strong>2. JoNo</strong><br
/> Sila lihat ke posting <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/21/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-2/">sebelumnya</a></p><p><strong>3. Taxi</strong><br
/> Sila lihat ke posting <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/22/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-3/">sebelumnya</a></p><p><strong>4. Bus</strong><br
/> Di Batam, ada beberapa operator bus besar. Yang pernah saya naiki adalah Bus seperti Busway yang dioperasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Batam, dan Bus Karyawan (yang dioperasikan oleh swasta). Sebetulnya ada dua lagi yaitu Bus Damri dan Bus Bandara, tetapi saya belum pernah naik sih jadi saya tidak bisa menuliskannya.</p><p><span
id="more-455"></span>Nah jenis bus yang pertama adalah <em>Busway</em> yang dioperasikan oleh DisHub kota Batam. Bus ini  berwarna biru dan yang saya tahu sih mempunyai paling tidak dua  trayek yaitu  Sekupang-Batam Center PP, Batam Center-Batu Aji PP. Entah ya kalau ada trayek lain lagi karena baru 2 bus dari trayek itulah yang pernah saya naiki.</p><p><div
id="attachment_458" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a
href="http://riadylagi.multiply.com/journal"><img
src="http://sigitarinto.com/wp-content/uploads/2009/04/busway-batam-150x150.jpg" alt="Dari http://riadylagi.multiply.com/journal" title="busway-batam" width="150" height="150" class="size-thumbnail wp-image-458" /></a><p
class="wp-caption-text">Dari http://riadylagi.multiply.com/journal</p></div>Perlu diketahui bahwa <em>Busway</em> ini hanya berhenti di halte khusus saja yaitu bis yang dilengkapi dengan tangga untuk naik ke Busway ini. Kenapa ini diperlukan? karena pintu masuk ini sengaja didesain cukup tinggi, sehingga orang tidak bisa sembarang naik/turun dan hanya bisa naik/turun di halte khusus saja.</p><p>Ongkos <strong>Busway</strong> ini sendiri tergolong murah yaitu hanya Rp 3.000 dan tidak tergantung dari sejauh manapun kita pergi. Jadi bila kita dari Mega Mall (Halte pemberangkatan di Batam Center) naik Busway jurusan Sekupang, maka ongkos yang harus kita bayar sama saja bila kita turun di Halte depan RS Awal Bros dengan bila kita turun di Sekupang. Selain itu, Busway ini pun dilengkapi dengan AC, jadi menurut saya jenis bus ini sangat nyaman untuk dinaiki. Terlebih bila kita hendak bepergian dengan keluarga (anak dan istri). Anakpun pasti tidak akan rewel karena kepanasan <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p><div
class="wp-caption alignleft" style="width: 325px"><img
alt="bus karyawan batam" src="http://i496.photobucket.com/albums/rr327/sandalilang/buskaryawan-1.jpg" title="bus karyawan batam" width="315" height="236" /><p
class="wp-caption-text">bus karyawan batam</p></div>Jenis bus yang kedua adalah <strong>Bus Karyawan</strong>. Bus ini berwarna biru gelap. Di depan kaca depannya juga biasanya ditempel angka besar sekali sebagai penanda jurusan bis ini. Tidak seperti Busway yang bisa dinaiki oleh penumpang umum, bus Karyawan ini dikhususkan hanya untuk para pegawai kawasan industri di Batam, terutama Kawasan Industri Batamindo (BIP), Muka Kuning. Trayeknya pun khusus yaitu dimulai dari Rumah Susun (Rusun) yang ada di beberapa daerah di Batam menuju kawasan BIP.</p><p>Ada beberapa trayeknya yang saya tahu, yaitu Jodoh-Mukakuning PP, Tanjung Piayu-Mukakuning PP, Tiban-Mukakuning PP, dan BatuAji-Mukakuning PP. Selama perjalanan, bus ini akan berhenti di daerah perumahan untuk mengangkut/menurunkan pegawai yang hendak berangkat ataupun pulang.</p><p>Ada beberapa hal yang unik dari bus karyawan ini :<br
/> (a) Jadwal berangkat dan pergi dari bis ini mengikuti jam-jam tertentu saja. Konon ini disesuaikan dengan jam masuk/pulang dari karyawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan di BIP. Jadi percuma bila kita menunggu bis ini di luar jam-jam tersebut.<br
/> (b) Bila bus ini dalam perjalanan menuju BIP, maka bus ini bisa berhenti di mana saja di sepanjang perjalanannya untuk mengangkut penumpang. Tapi jangan coba menumpang bis ini di tengah jalan bila bis ini sedang menuju Jodoh, atau Tanjung piayu misalnya. Karena percuma saja, bis ini tidak akan mau berhenti <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Sepertinya ada ketentuan bahwa bila sedang menuju arah sebaliknya dari BIP, maka bis ini hanya akan mengangkut penumpang/pegawai di dalam area BIP yang hendak pulang saja.<br
/> (c) Bus ini tidak mempunyai kondektur yang akan menarik ongkosnya (Ongkosnya hanya Rp 2.400 lebih murah dari Carry yang Rp 3.000). Jadi bila kita mau turun, kita harus keluar dari pintu di dekat supir dan memberikan uangnya. Selama ini, biarpun ongkos tersebut tidak genap (kenapa juga tidak Rp 2.500 ya? <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ), sopir selalu memberikan kembalian yang pas. Bila kita berikan Rp 5.000, dia akan mengembalikan Rp 2.600 (tidak menggenapkannya menjadi Rp 2.500 seperti kebanyakan layanan publik lain). Salut deh pokoknya.<br
/> Mengenai ketiadaan kondektur ini, menarik untuk dicatat bahwa beberapa penumpang akhirnya menjadi kondektur dadakan yang menyediakan diri berjalan dari kursi ke kursi untuk menarik ongkos, sehingga tidak memberatkan tugas &#8220;pak supir yang sedang bekerja, mengendali bus supaya baik jalannya &#8221; (lho kok jadi nyanyi&#8230; <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ). Menurut saya ini adalah suatu tindakan yang baik sekali dari para &#8220;kondektur dadakan&#8221; ini.</p><p>Menurut pendapat saya pribadi, pemko Batam sebaiknya memperbanyak jenis transportasi jenis bus seperti ini (Busway dan Bus Karyawan). Ini dikarenakan, bis-bis ini mempunyai banyak kelebihan bila dibandingkan jenis transportasi umum lainnya di Batam yakni kapasitas penumpang yang besar, ongkos yang murah, dan juga jadwal kedatangan yang teratur. Satu ciri dari tranportasi umum kota yang dibutuhkan oleh kota modern.</p><p>(Bersambung)</p><h4>Search terms for this post:</h4><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/25/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-4/" title="damri batam">damri batam</a><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/22/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-3/" title="Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 3)">Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 3)</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 1)">Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 1)</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2010/01/18/dubai-drydock-world-deliver-another-jack-up-drilling-rigs/" title="Dubai Drydock World deliver another Jack Up Drilling Rigs">Dubai Drydock World deliver another Jack Up Drilling Rigs</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/05/02/q1-2009-batam-bintan-karimun-ftz-gain-18-new-foreign-investments/" title="Q1 2009 : Batam Bintan Karimun FTZ gain 18 new Foreign Investments">Q1 2009 : Batam Bintan Karimun FTZ gain 18 new Foreign Investments</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/04/25/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-4/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 3)</title><link>http://sigitarinto.com/2009/04/22/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-3/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/04/22/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-3/#comments</comments> <pubDate>Wed, 22 Apr 2009 09:52:16 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[Batam]]></category> <category><![CDATA[indonesia]]></category> <category><![CDATA[mode tansportasi]]></category> <category><![CDATA[taxi]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=449</guid> <description><![CDATA[<p>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 3)</p><p>Seperti di daerah-daerah lainnya dimanapun, di Batampun ada berbagai macam mode transportasi umum yang biasa digunakan oleh masyarakat.
Posting ini akan mencoba mengulas berbagai macam mode transportasi umum yang ada di Batam:</p><p>1. Carry
Sila lihat ke posting sebelumnya</p><p>2. JoNo
Sila lihat ke posting sebelumnya</p><p>3. Taxi
Mungkin jenis angkutan ini tidaklah begitu istimewa [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 3)</strong></p><p>Seperti di daerah-daerah lainnya dimanapun, di Batampun ada berbagai macam mode transportasi umum yang biasa digunakan oleh masyarakat.<br
/> Posting ini akan mencoba mengulas berbagai macam mode transportasi umum yang ada di Batam:</p><p><strong>1. Carry </strong><br
/> Sila lihat ke posting <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/">sebelumnya</a></p><p><strong>2. JoNo</strong><br
/> Sila lihat ke posting <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/21/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-2/">sebelumnya</a></p><p><strong>3. Taxi</strong><br
/> Mungkin jenis angkutan ini tidaklah begitu istimewa keberadaannya karena jenis inipun ada di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia. Seperti di kota-kota besar lainnya, ada banyak Taxi dalam naungan perusahaan atau koperasi yang melayani kebutuhan transportasi para penduduk di Batam.</p><p>Yang membedakannya dengan Taxi di daerah lain adalah bahwa di Batam taxi-taxi ini biasanya dimiliki oleh pribadi-pribadi dan bukanlah perusahaan besar seperti kalau di Jakarta oleh Blue Bird. Bahkan ada juga pemilik dari Taxi tersebut yang juga merangkap menjadi supirnya.<br
/> Ini yang mungkin disebut sebagai pengusaha taxi mandiri <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p><span
id="more-449"></span>Menurut apa yang saya dengar, untuk menjadi pengusaha taxi mandiri mereka hanya perlu mendaftarkan mobil taxi yang mereka miliki kepada suatu perusahaan/koperasi yang bertindak seperti broker perijinan/pengayom dari taxi tersebut ke Organda daripada bertindak sebagai perusahaan bisnis taxi yang biasa di temui di kota Jakarta. Tidak ada training atau suatu apapun menjadi pengemudi Taxi.</p><p><div
id="attachment_451" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img
src="http://sigitarinto.com/wp-content/uploads/2009/04/taxi-150x150.jpg" alt="taxi-batam" title="taxi" width="150" height="150" class="size-thumbnail wp-image-451" /><p
class="wp-caption-text">taxi-batam</p></div>Setelah mendapatkan ijin dari Organda melalui perusahaan/koperasi taxi tersebut, apa yang kemudian tampak pada Taxi resmi adalah adanya lambang/nama perusahan/Koperasinya saja di pintu mobil Taxi. Misalnya Primkopal, Primkopad, Pinky, dst.</p><p>Ketiadaan perusahaan besar yang mengatur pengelolaan taxi-taxi tersebut membawa beberapa konsekwensi-nya seperti tidak adanya standar baku untuk mobil yang dipakai, bagaimana standard pelayanannya, call center apa yang bisa dihubungi untuk keluhan, seragam supir yang harus dipakai, bahkan sampai detail warna dari taxi tsb ! Bagaimana mau organisasinya bisa mengatur kalau mereka adalah sekaligus pemilik mobil taxi tersebut? <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Karena itulah sebagai pengguna taxi di Batam, anda tidak bisa mengharapkan mendapatkan standar pelayanan yang sama, walaupun mereka dari perusahaan taxi yang sama.  Semuanya itu menjadi sangat tergantung dari bagaimana pribadi para supir taxi tersebut untuk mampu memberikan servis dan nilai tambah pribadinya kepada pelanggan.</p><p>Selain itu, berbeda dengan Taxi di daerah lainnya di Indonesia, Taxi di Batam tidaklah menggunakan Argometer untuk menentukan biaya perjalanannya! Semua tergantung dari negosiasi antara anda dengan para supir taxi tersebut, walaupun ada juga Taxi (seperti Taxi Bandara) yang sudah menetapkan biaya tertentu untuk jarak tertentu. Oleh karena itu, bila dibandingkan dengan Jakarta misalnya ongkos taxi di Batam termasuk sangat mahal.</p><p>Sebagai gambaran, dari Megamall Batam center ke rumah kami di Marchelia terkadang kami harus membayar 40rb, padahal jaraknya hanyalah sekitar 5-6km saja. Selain itu, tanpa adanya Argo sangat mungkin sekali terjadi permainan kotor (seperti menaikkan tarif seenaknya) yang dilakukan supir taxi terhadap orang yang baru sampai di Batam, seperti turis ataupun wisatawan.</p><p>Karena itulah, beberapa waktu yang lalu Pemko Batam berusaha untuk menerapkan penggunaan Argometer dalam rangka untuk mensukseskan program &#8220;Visit Batam 2010&#8243;. Kalau tidak salah, seharusnya mulai April 2009 ini hanya Taxi ber-argometer saja yang boleh beredar di jalan-jalan di Batam ataupun mangkal di Mall atau hotel. Tetapi kok rasanya program ini belum/tidak berjalan ya? Kemarin pada saat saya ke Megamall, masih saja taxi dengan sistem lama yang ada.</p><p>Selain dari Taxi resmi yang sudah disebutkan di atas yang biasanya menggunakan plat kuning, ada juga Taxi gelap atau Taxi yang berplat mobil hitam seperti kendaraan pribadi. Bagi para calon pengguna taxi, membedakan mana taxi (plat hitam) dengan kendaraan pribadi menjadi sedikit sulit. Cara membedakannya hanyalah bila kita berdiri di pinggir jalan dan tiba-tiba ada mobil sedan yang membunyikan klaksonnya dan menghampiri anda, maka hampir pasti itulah taxi gelap tersebut. Selain perbedaan tampak luar diatas, tidaklah ada perbedaan antara taxi resmi dengan taxi gelap <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Mengenai taxi gelap ini, saya tidak menyarankan untuk menggunakannya bila anda ingin bepergian di Batam. Saran saya adalah selalu gunakanlah taxi resmi. Ini dikarenakan karena tidak ada bedanya taxi ini dengan kendaraan pribadi, maka banyak pelaku kriminal yang memanfaatkannya untuk melakukan kejahatan terhadapa penumpang. Sudah banyak terjadi tindak kejahatan yang menimpa para penumpang taxi gelap ini di waktu-waktu yang lalu. Jadi saya menyarankan untuk selalu mempergunakan Taxi resmi untuk bepergian di kota Batam</p><p>(Bersambung)</p><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/25/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-4/" title="Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)">Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 1)">Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 1)</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2010/04/16/list-of-tenants-tunas-industrial-park/" title="List of Tenants &#8211; Tunas Industrial Park ">List of Tenants &#8211; Tunas Industrial Park </a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2010/01/18/dubai-drydock-world-deliver-another-jack-up-drilling-rigs/" title="Dubai Drydock World deliver another Jack Up Drilling Rigs">Dubai Drydock World deliver another Jack Up Drilling Rigs</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/04/22/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-3/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 1)</title><link>http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/#comments</comments> <pubDate>Mon, 20 Apr 2009 04:50:55 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[Batam]]></category> <category><![CDATA[carry]]></category> <category><![CDATA[indonesia]]></category> <category><![CDATA[mode tansportasi]]></category> <category><![CDATA[umum]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=417</guid> <description><![CDATA[<p>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 1)</p><p>Seperti di daerah-daerah lainnya dimanapun, di Batampun ada berbagai macam mode transportasi umum yang biasa digunakan oleh masyarakat.
Posting ini akan mencoba mengulas berbagai macam mode transportasi umum yang ada di Batam:</p><p>1. Carry
Rasanya inilah mode transportasi yang begitu khas di Batam. Tidak seperti daerah lainnya di Indonesia, hanya di [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 1)</p><p>Seperti di daerah-daerah lainnya dimanapun, di Batampun ada berbagai macam mode transportasi umum yang biasa digunakan oleh masyarakat.<br
/> Posting ini akan mencoba mengulas berbagai macam mode transportasi umum yang ada di Batam:</p><p><strong>1. Carry </strong><br
/> <span
id="more-417"></span>Rasanya inilah mode transportasi yang begitu khas di Batam. Tidak seperti daerah lainnya di Indonesia, hanya di Batamlah rasanya ada mode transportasi dari bentuk dasar Suzuki Carry yang bentuknya tidak berbeda dengan mobil pribadi kecuali dari warna cat-nya. Di daerah lain, biasanya Carry yang digunakan adalah Carry hasil modifikasi sehingga di bagian belakang, kursi penumpang dihilangkan tinggal 2 bangku panjang yang berhadap-hadapan.</p><p><img
src="http://sigitarinto.com/wp-content/uploads/2009/04/carry-150x150.jpg" alt="carry" title="carry" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-427" /></p><p>Di Batam, kursi penumpang tetap dipertahankan sesuai model aslinya. 1 kursi penumpang di bagian samping Pak supir (walau terkadang diisi 2), satu kursi bagian ditengah (biasanya untuk max 3-4 orang penumpang, walaupun ada juga yang memaksakan menggunakan bangku panjang untuk menambah kapasitasnya) dan di bagian belakang digunakan 2 kursi panjang berhadapan) untuk 4-6 orang. Jadi kapasitas maksimal dari Carry ini adalah 13 orang, termasuk supir.</p><p>Ada beberapa trayek yang ditempuh oleh Carry tsb. Sepengetahuan saya ada paling tidak 5 trayek yang melingkupi semua daerah ramai di Pulau Batam (Jodoh, Tiban, Bengkong, Batam Center, Batu Aji dan Tanjung Piayu). Untuk membedakannya digunakan kode warna pada carry tersebut. Kuning adalah tujuan Bengkong, coklat untuk tujuan Batu Aji, dsb. Perkecualiannya adalah daerah Nongsa. Untuk daerah Nongsa, biasanya ini dicover oleh jenis transportasi tersendiri, yaitu JoNo yang akan saya bahas pada posting berikutnya.</p><p><img
src="http://sigitarinto.com/wp-content/uploads/2009/04/carry1-150x150.jpg" alt="carry1" title="carry1" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-428" /></p><p>Jenis angkutan ini termasuk yang cukup banyak jumlahnya, terutama untuk trayek yang dianggap gemuk seperti Bengkong &#8211; Mukakuning, atau Bengkong-BatuAji. Sehingga tidak perlu menungu lama untuk mendapatkannya. Sekitar 5-8 tahun yang lalu, menggeluti bisnis angkutan carry adalah termasuk bisnis yang digeluti banyak orang dan kabar-nya banyak yang sukses dengan bisnis ini, dikarenakan volume penumpangnya yang sangat banyak. Tetapi rasanya sejak pabrikan motor mempermudah proses kredit motor, rasanya bisnis angkutan ini tidaklah secerah tahun-tahun sebelumnya karena banyak penumpangnya yang kemudian beralih ke motor pribadi.</p><p>Memang, dengan ongkos naik yang sampai 3000-4000 sekali turun, banyak orang yang kemudian merasa jauh lebih murah untuk mengkredit motor saja daripada mengeluarkan ongkosnya sampai 6000-8000 setiap hari karena totalnya pun hampir sama dengan biaya angsuran motor <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p><img
src="http://sigitarinto.com/wp-content/uploads/2009/04/carry2-150x150.jpg" alt="carry2" title="carry2" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-429" /></p><p>Hal yang terkenal dari Carry ini adalah musik dan juga para sopirnya! Sudah biasa bagi para penumpang (apalagi yang duduk di bangku paling belakang) bila sesudah menaiki Carry ini telinganya menjadi sedikit berdenging. Ini dikarenakan kerasnya music yang dipasang oleh para supir Carry ini <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Tak tanggung-tanggung, terkadang lagu yang dipasang adalah sejenis house music yang menghentak (walaupuna ada juga yang lagu-lagu pop). Rasanya tidak afdol mungkin bagi mereka bila tidak memasang lagu-lagu yang bunyi &#8220;debum.. debum!!&#8221;:). Oleh karena itu, bukanlah pemandangan aneh bila di carry tersebut terpasang sound system yang cukup wah di Carry. Malah, terkadang ada juga yang memasang LCD monitor <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Selain itu, para supir Carry adalah &#8220;musuh&#8221; para pengguna jalan raya lainnya. Mereka terbiasa berhenti sembarangan dipinggir jalan, kebut-kebutan dan berhenti mendadak di jalan raya. Bukan berita lagi bila ada kejadian tabrakan mobil/motor dengan carry atau  sesama carry itu sendiri dikarenakan faktor-faktor di atas. Mengendarai mobil di belakang Carry adalah pekerjaan yang menggetarkan bagi para pengguna kendaraan pribadi karena bisa saja mereka berhenti mendadak ataupun berbelok tanpa ada lampu sein sebelumnya. Bila sedang mengendara, rasanya lebih baik tetap menjaga jarak aman kira-kira 25m-50m bila di depan kita ada carry deh <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>(Bersambung)</p><h4>Search terms for this post:</h4><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="angkot carry batam">angkot carry batam</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="modif suzuki carry">modif suzuki carry</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="modifikasi angkot kota batam">modifikasi angkot kota batam</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="modifikasi mobil angkot BENGKONG">modifikasi mobil angkot BENGKONG</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="transportasi umum dari batam ke pekanbaru">transportasi umum dari batam ke pekanbaru</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="variasi angkot">variasi angkot</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/" title="variasi mobil carry">variasi mobil carry</a><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/25/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-4/" title="Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)">Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 4)</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/22/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-3/" title="Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 3)">Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 3)</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/21/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-2/" title="Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 2)">Mode Transportasi Umum di Pulau Batam (Bagian 2)</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2010/04/16/list-of-tenants-tunas-industrial-park/" title="List of Tenants &#8211; Tunas Industrial Park ">List of Tenants &#8211; Tunas Industrial Park </a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/04/20/mode-transportasi-umum-di-pulau-batam-bagian-1/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>9</slash:comments> </item> <item><title>Pasar Seken sebagai potensi wisata Batam</title><link>http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/#comments</comments> <pubDate>Fri, 17 Apr 2009 04:27:51 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[Batam]]></category> <category><![CDATA[Belanja]]></category> <category><![CDATA[Flea market]]></category> <category><![CDATA[indonesia]]></category> <category><![CDATA[Pasar seken]]></category> <category><![CDATA[Wisata]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=413</guid> <description><![CDATA[<p><p
class="wp-caption-text">Pasar Seken</p>Barang bekas atau second atau seken, dulu biasanya tidak terlalu dilirik oleh orang yang mempunyai gengsi yang tinggi. Dulu orang lebih memilih untuk membeli barang baru daripada membeli barang bekas. Hingga pada masa itu, pasar barang seken selalu identik dengan masyarakat kelas golongan menengah ke bawah sehingga pamornya tidaklah terlalu gemerlap. Rasanya baru beberapa [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><div
id="attachment_1345" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a
href="http://www.scrapmetalvic.com.au"><img
src="http://sigitarinto.com/wp-content/uploads/2009/04/recycle_cans.jpg" alt="Pasar Seken" title="recycle_cans" width="150" height="150" class="size-full wp-image-1345" /></a><p
class="wp-caption-text">Pasar Seken</p></div>Barang bekas atau second atau seken, dulu biasanya tidak terlalu dilirik oleh orang yang mempunyai gengsi yang tinggi. Dulu orang lebih memilih untuk membeli barang baru daripada membeli barang bekas. Hingga pada masa itu, pasar barang seken selalu identik dengan masyarakat kelas golongan menengah ke bawah sehingga pamornya tidaklah terlalu gemerlap. Rasanya baru beberapa tahun belakangan ini (lebih tepatnya sejak krisis moneter tahun 1997), menjadikan orang yang berduitpun tidak merasa gengsi-nya jatuh bila membeli barang bekas.</p><p>Fenomena di atas rasanya tidak berlaku di <a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/25/batam/">Batam</a>. Dari 10 tahun yang lalu saat saya pertama kali melangkahkan kaki di pulau &#8220;kalajengking&#8221; ini, pasar barang seken (atau &#8220;Flea Market&#8221;) sudah sangat marak. Dulu siapa yang tidak kenal dengan nama &#8220;Bengkong Seken&#8221;. Bagi teman yang telah lama tinggal di Batam, pasti kenal belaka dengan nama pasar seken yang terletak di daerah Bengkong, daerah bagian utara kota Batam.</p><p><span
id="more-413"></span><br
/> Dulu di pasar Bengkong seken ini, barang yang dijual adalah kebanyakan furniture seperti lemari, kasur ataupun tempat tidur. Tentu saja ada juga yang menjual barang-barang lain seperti mainan anak, barang elektronik, dan lain-lainnya.  Bengkong seken dulu sempat menjadi rujukan banyak orang di Batam untuk mendapatkan barang-barang murah tetapi cukup berkualitas. Sayang, beberapa tahun yang lalu, pasar ini kemudian ditutup karena dianggap tidak sesuai dengan tata letak kota yang hendak ditegakkan oleh pemerintah.</p><p>Tetapi memang dikarenakan kebutuhan masyarakat <a
href="http://sigitarinto.com/2009/03/13/batam-2009-school-for-free/">Batam</a> akan akan barang bekas tetapi berkualitas,  menyebabkan kebutuhan akan barang-barang seken inipun tetap tinggi. Dalam 2 tahun belakangan ini, disertai dengan makin maraknya penduduk di daerah Batu Aji, munculah Pasar Seken di depan Plaza Aviari, di daerah timur pulau Batam.<br
/> <script type="text/javascript">google_ad_client = "pub-2202198995587200";
/* 468x15, created 8/19/09 */
google_ad_slot = "1788911851";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 15;</script><br
/> <script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"></script></p><p>Pasar ini terletak persis di seberang Plaza Aviari Batu Aji. Pasar ini bisa dicapai dengan menggunakan Metrotrans jurusan RS dari Mukakuning. Bila kita dari Batam center (tempat tinggal saya sekarang), maka paling tidak diperlukan 2 kali naik turun angkot. Lumayan jauh juga buat saya sebetulnya <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p><p>Seperti banyak pasar di Indonesia, pasar ini pun masih tergolong tradisional karena banyak di antara pedagang-pedagang-nya hanya mengandalkan lapak untuk menjajakan barang-barang mereka.  Dari luar, pasar ini tidaklah berbeda dengan pasar lain di Indonesia. Pemandangan yang sumpek, semrawut, kotor dan tidak teratur. Tetapi jangan sampai tampak luar dari pasar ini menipu anda semua. Sesungguhnya di pasar seken inilah kita bisa menemukan &#8220;intan di dalam lumpur&#8221; bila kita jeli melihatnya <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Konon kabarnya, di pasar seken ini bisa ditemukan mainan anak, tas dan juga barang pecah belah bermerek dan berkualitas tinggi dengan harga sangat murah bila dibandingkan dengan yang dijual di toko-toko/dealer resmi. Lego dengan ratusan itemnya? ah itu hanya dibawah 100rb. Tas Channel asli ? Juga hanya puluhan ribu saja <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Dan itu masih belum semua. Masih banyak lagi !!</p><p>Sudah banyak cerita yang saya dengar dari teman yang sudah berkali-kali datang ke pasar ini dan menemukan barang bermerek (yang di mall biasa dibandrol dengan harga ratusan ribu) bisa dibeli dengan hanya puluhan ribu saja. Tak heran kalau banyak dari mereka yang kemudian menjadi pengunjung tetap pasar seken ini. Entah untuk keperluan pribadi ataupun untuk dijual kembali. Ada cerita juga dari teman bahwa ada rekannya di Jakarta yang mempunyai toko mainan, khusus datang ke <a
href="http://sigitarinto.com/2009/03/25/batam-local-government-to-provide-110-cattle-for-riau-archipelago-hinterland/">Batam</a> dan memborong mainan-mainan yang ditemukannya di pasar ini untuk dijual kembali dengan harga tinggi di Jakarta.</p><p>Kini, pasar seken ini telah kondang di seantero Batam. Pada akhir pekan, banyak penduduk Batam yang menyempatkan datang untuk berburu barang bekas murah dan berkualitas di pasar seken ini. Mereka datang dari semua penjuru Batam memenuhi pasar yang sebetulnya tidak luas ini. Menurut pendapat saya, ini sungguh potensi wisata yang bagus. Bukankah ini bisa menjadi potensi wisata Kota Batam yang membedakannya dengan daerah-daerah wisata lain di Indonesia?<br
/> <script type="text/javascript">google_ad_client = "pub-2202198995587200";
/* 468x15, created 8/19/09 */
google_ad_slot = "1788911851";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 15;</script><br
/> <script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"></script></p><p>Selama ini menurut pendapat saya pribadi, potensi wisata Batam tidaklah terlalu dikenal di Indonesia ataupun diluar negeri. Tak heran, karena selama ini Batam lebih dikenal sebagai daerah <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/02/batam-drydock-company-completed-the-us-130-million-projects/">tujuan bekerja</a>, ataupun untuk transit ke luar negeri menuju negeri jiran (Singapore ataupun Malaysia). Dalam pandangan saya yang sempit ini, tidak ada potensi wisata di Batam yang bisa dijual. Gunung ? Tidak ada gunung di Batam. <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/14/bintan-resort-put-s170-millions-investment/">Pantai</a>? Ah, menurut saya pribadi, pantai di Batam itu biasa-biasa saja, tidaklah bisa dijual.</p><p>Selain itu, saya teringat beberapa tahun yang lalu, pada saat saya diberikan kesempatan untuk jalan-jalan ke luar negeri, saya menemukan bahwa di sana pun ada juga pasar barang seken lho! Dan rupanya barang-barang yang dijualpun tidaklah terlalu berbeda dengan yang dijual disini kok. Ternyata orang bule-pun suka ya barang seken <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Bedanya adalah, pasar seken di sana diatur dan dikoordinasikan dengan sangat baik oleh pengelolanya. Pasar seken disana itu bersih, rapi dan sangat, sangat teratur. Sedikit sekali bedanya dengan berbelanja di Mall saja. Pasar seken itu pun dijual kepada turis-turis dan menjadi ikon wisata kota tersebut.</p><p>Melihat ini, saya berpikir alangkah baiknya bila pemerintah daerah Batam bisa mengkoordinir Pasar Seken Aviari ini menjadi tema wisata baru kota Batam. Mengapa tidak? Dari sisi marketing, bukankah ini bisa menjadi &#8220;Branding&#8221; yang berbeda dari kota wisata lainnya di Indonesia? Bali terkenal dengan Pantai Kuta-nya dengan tema wisata budaya, Jogya dengan keraton dan juga Borobudur-nya dan juga menjual wisata budaya. Nah Batam apa dong? Apa tema/ikon wisata kota Batam? Menurut saya, <a
href="http://lombablog.batamblogger.com">Jembatan Barelang</a> hanyalah ikon wisata, tetapi kemudian apa tema wisata kota Batam? Gap inilah yang saya lihat bisa diisi dengan potensi wisata belanja barang seken berkualitas di Pasar seken Aviari.</p><p>Dengan supply barang bekas yang kontinu dan juga pengelolaan serta kemasan marketing yang baik, saya berani bermimpi bahwa suatu hari nanti, Pasar Seken Aviari ini akan terkenal seluruh Indonesia dan bahkan dunia sebagai tempat dimana kita bisa mendapatkan barang-barang seken berkualitas dengan harga murah.</p><p></p><h4>Search terms for this post:</h4><a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="wisata batam">wisata batam</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="wisata di batam">wisata di batam</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="seken">seken</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="BARANG BEKAS BATAM">BARANG BEKAS BATAM</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="furniture second batam">furniture second batam</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="wisata belanja barang dari singapura di batam">wisata belanja barang dari singapura di batam</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="batu aji pasar barang bekas">batu aji pasar barang bekas</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="Tempat belanja di batam">Tempat belanja di batam</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="tas seken">tas seken</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/" title="beli barang bekas batam">beli barang bekas batam</a><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2010/04/16/list-of-tenants-tunas-industrial-park/" title="List of Tenants &#8211; Tunas Industrial Park ">List of Tenants &#8211; Tunas Industrial Park </a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2010/01/18/dubai-drydock-world-deliver-another-jack-up-drilling-rigs/" title="Dubai Drydock World deliver another Jack Up Drilling Rigs">Dubai Drydock World deliver another Jack Up Drilling Rigs</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2010/01/12/puri-industrial-park-2000-list-of-tenants/" title="Puri Industrial Park 2000 | List of Tenants">Puri Industrial Park 2000 | List of Tenants</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/11/01/malindo-cipta-perkasa-industrial-park-companies-list-and-business/" title="Malindo Cipta Perkasa Industrial Park | Companies List and Business">Malindo Cipta Perkasa Industrial Park | Companies List and Business</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/04/17/pasar-seken-sebagai-potensi-wisata-batam/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>3</slash:comments> </item> <item><title>Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif</title><link>http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/#comments</comments> <pubDate>Thu, 05 Mar 2009 11:06:24 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[finansial]]></category> <category><![CDATA[keuangan]]></category> <category><![CDATA[tips]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=313</guid> <description><![CDATA[<p>Nah setelah gue membahas tips ttg membuat cashflow pribadi, bayar diri kita terlebih dahulu dan hidup sesuai kemampuan, maka kita sampai pada tips ke 4 yaitu :</p><p>4. Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif.
Nah bagi kamu yang sudah membuat cashflow pribadi kamu, sekarang tentunya kamu sekarang menyadari pentingnya asset bagi keuangan kamu. Tanpa [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Nah setelah gue membahas tips ttg <a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/13/39/">membuat cashflow pribadi</a>, <a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/01/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cbayar-diri-kamu-terlebih-dahulu-%e2%80%9c/">bayar diri kita terlebih dahulu</a> dan <a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/">hidup sesuai kemampuan</a>, maka kita sampai pada tips ke 4 yaitu :</p><p><strong>4. Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif.</strong><br
/> <span
id="more-313"></span><br
/> Nah bagi kamu yang sudah membuat cashflow pribadi kamu, sekarang tentunya kamu sekarang menyadari pentingnya asset bagi keuangan kamu. Tanpa asset yang menghasilkan pemasukan ke kantong kamu, maka kamu ibaratnya hanya mengandalkan gaji untuk bertahan hidup dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun.</p><p>Kiyosaki dalam bukunya “Rich Dad Poor Dad” menyebut ketergantungan ini sebagai “Rat race” atau perlombaan tikus.<br
/> Mengapa ini disebut seperti itu ? karena kondisi seperti itu akan membuat kita seperti tikus yang berlari didalam roda. Pernah melihat tikus/tupai berlari didalam roda ? Tikus atau tupai boleh saja berlari kencang, tetapi dia akan tetap disitu2 saja. Seberapapun kencang tikus berlari, dia tidak akan pernah maju.<br
/> Dalam banyak hal, kondisi kita yang hanya mengandalkan gajipun sama saja dengan tikus didalam roda. Kita bisa saja bekerja keras seharian di perusahaan kita, tapi tanpa asset riil yang menghasilkan pemasukan ke kantong kita, kondisi finansial kita tidak akan banyak berubah.</p><p>Nah bila ditambah dengan hutang, apalagi yang non produktif, maka bisa dibayangkan bagaimana kondisi keuangan kita. Yak ! makin berdarah-darah. Sudah Income tidak bertambah, eh ditambah pula dengan hutang non produktif pula.</p><p>Btw, hutang non produktif yang gue maksud disini adalah kita berhutang untuk membeli sesuatu yang bukan asset. Contoh paling sederhana adalah berbelanja baju menggunakan kartu kredit. Baju, seberapapun mahalnya, tidak akam bisa menghasilkan uang buat kita (terkecuali mungkin baju itu disewakan atau membeli baju bekas artis terkenal sehingga bila dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi : D )</p><p>Eh ada yang nanya “Sebetulnya ada gak sih batas seberapa banyak hutang non produktif yang boleh kita punya ?” Terus terang sampai saat ini, gue belum menemukan jawaban pastinya, tetapi mungkin ini bisa menjadi patokan secara umum: Jumlah maksimum angsuran hutang yang kita bayar per bulan tidak boleh lebih dari 30% dari total pendapatan bersih kita per bulan.<br
/> Jadi misalkan kita mempunyai total pendapatan bersih per bulan 2jt, maka pastikan kita tidak mempunyai hutang yang jumlah angsuran perbulannya lebih dari 600rb.</p><p>Kembali ke memperbesar asset, saat ini bagi kamu yang sudah berhasil mensisihkan uang di awal sebelum memakai gaji untuk membayar keperluan2, tibalah saatnya bagi kamu untuk menggunakan uang tersebut untuk memperbesar asset kamu itu sehingga itu akan menghasilkan pemasukan tambahan buat kamu.</p><p>Sekarang, bagaimana cara-nya memperbesar asset kamu itu ? Ya dengan mulai berbisnis ataupun berinvestasi. Nah Bisnis dan Investasi dimana ? Nah itu tergantung dari uang, waktu, dan seberapa besar resiko yang bisa kamu tanggung.</p><p>Jadi,  yang bisa gue sarankan sebelum kamu berbisnis dan berinvestasi, cobalah untuk mengajukanlah pertanyaan ini kepada diri kamu sendiri:<br
/> 1. Apa tujuan keuangan kamu untuk 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun kedepan ?<br
/> 2. Berapa banyak uang yang bisa kamu gunakan untuk modal investasi ?<br
/> 2. Seberapa banyak waktu yang bisa kamu sisihkan per hari untuk mencapai itu ?<br
/> 3. Seberapa besar resiko yang bisa kamu tanggung untuk investasi kamu ?</p><p>Bila kamu sudah mendapatkan jawaban atas pertanyaan2 itu, maka kamu akan bisa membentuk profil diri kamu sebagai seorang bisnisman ataupun investor. Langkah selanjutnya adalah mempelajari pilihan bisnis dan investasi diluar sana.</p><p>Setelah kamu menentukan pilihan, mulailah segera ! Jangan takut!</p><p>Banyak orang yang bila sampai pada tahap untuk mulai berbisnis dan berinvestasi, dia berhenti. Karena apa ? Bila dia jujur pada diri sendiri, dia akan menemukan bahwa  dia berhenti karena takut. Takut pada apa ? Aku bisa sebutkan banyak macam rasa takut tersebut, tetapi pada intinya biasanya bisa dibedakan menjadi :<br
/> 1. Rasa takut pada kesalahan –> Ini wajar untuk dipahami. Kita dididik dalam budaya yang menghukum kita bila kita melakukan kesalahan. BIla kita sebagai murid melakukan kesalahan pada guru, maka kita akan dihukum. Bila kita melakukan kesalahan sebagai pegawai, maka konsekwensi dari kesalahan tersebut minimal dimarahi oleh boss kita. Jadi kita secara mental menjadi takut untuk melakukan kesalahan. Padahal sesungguhnya, kita bisa belajar paling banyak dan paling membekas dari kesalahan2 kita.<br
/> Kesalahan menuntun kita pada kebijaksanaan. Jadi mengapa takut salah ? Resiko paling besar yang akan kita hadapi dalam berbisnis paling kehilangan uang, dan uang masih bisa dicari lagi. Jadi mengapa takut ?</p><p>Satu kiat untuk memperkecil kemungkinan membuat kesalahan adalah dengan merencanakan tindakan kita secara hati-hati dan matang. Kerjakan PR kamu untuk mengetahui produk, pasar dan saingan, maka kamu seharusnya akan mempunyai bekal cukup untuk mulai berbisnis dan investasi.</p><p>2. Rasa takut pada ketidak pastian hasil –> Menurut gue ini adalah yang paling absurd. Karena apa ? didunia ini sebetulnya tidak ada yang pasti. Bahkan setelah semua perencanaan matang pun, hasil yang kita perkirakan pun bisa saja meleset. Mengapa ? Karena sebetulnya, hasil bukan dalam kontrol kita sebagai manusia. Ingat, bukan kita yang mementukan hasil dari usaha kita. Allah SWT lah yang menentukan apakah usaha kita berhasil atau tidak. Jadi serahkan saja urusan hasil kepada Allah SWT. Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha semampu kita. Bila hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kita, maka percaya saja bahwa sebetulnya itu adalah yang terbaik bagi kita.</p><p>3. Rasa takut pada kritik orang –> Yang bisa aku sarankan adalah coba ajukan pertanyaan berikut ini “Apakah kamu yakin orang akan berhenti mengkritik kamu bila kamu berhenti dari usaha kamu berinvestasi ?”. Berhentilah memikirkan apa yang akan dikatakan orang pada kamu. Coba dengarkan impian kamu dan buat telinga kamu tuli atas semua omongan orang disekitar kamu. <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Nah skenario inilah yang kita harapkan akan terjadi setelah kita menerapkan semua tips tersebut : Setelah kamu mulai berbisnis dan berinvestasi, pada saatnya kamu akan mendapatkan tambahan pemasukan dari asset kamu. Buatlah cashflow pribadi kamu yang baru. Gambarkan lagi situasi keuangan terbaru kamu. Gunakan tambahan pemasukan itu untuk membeli asset lain dan teruslah hidup sesuai kemampuan kamu. Setelah itu, gunakan tambahan pemasukan itu untuk memperbesar asset dengan investasi dan bisnis. Pada saat yang sama, awasi terus hutang2 non produktif kamu agar jumlahnya tidak melebihi kemampuan kamu. Ulangi lagi tips no 1, 2, 3 dan 4.</p><p>Pada satu titik, kamu akan mendapati step 1, 2, 3 dan 4 akan mulai berjalan secara otomatis karena itu telah menjadi kebiasaan baru kamu.<br
/> Terus lakukan ini dengan konsisten dan pada satu titik, akan tiba saatnya dimana tiba2 kamu mendapatkan bahwa kamu sudah tidak akan tergantung lagi dari gaji untuk membayar semua pengeluaran kamu. Kamu sudah bisa membayar semua pengeluaran itu menggunakan pemasukan dari asset-asset kamu.</p><p>Bila asset diibaratkan sebuah pohon mangga, asset kamu yang kecil pada awalnya adalah bijinya. Dengan terus merawat  pohon tersebut dan menambah massanya secara konsisten (memberikan air, pupuk), akan tiba saatnya dimana pohon mangga itu tidak memerlukan campur tangan kita lagi untuk merawatnya dan dia akan mulai memberikan buah-nya untuk kita nikmati.<br
/> =======================================================</p><p>Fiuuh…. akhirnya selesai juga seri tulisan ini. Bagi rekan2 yang telah bersedia membaca dan berkomentar, gue ucapkan terima kasih. Saran dan kritiknya gue tunggu ya…. <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”</title><link>http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/#comments</comments> <pubDate>Mon, 23 Feb 2009 07:29:17 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[cashflow]]></category> <category><![CDATA[finansial]]></category> <category><![CDATA[keuangan]]></category> <category><![CDATA[tips]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=288</guid> <description><![CDATA[<p>Pada tulisan yang lalu, gue menulis perlunya agar kita membayar diri kita terlebih dahulu untuk membangun asset. Kali ini gue akan menulis tentang tips ke tiga yaitu :</p><p> 3. Hiduplah sesuai kemampuan</p><p> Setiap orang punya keinginan-keinginan dalam hidupnya. Ingin punya TV terbaru, ingin berlibur ketempat yang indah, ingin punya mobil, ingin punya motor, ingin makan enak, dll, dll. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Pada tulisan yang lalu, gue menulis perlunya agar kita membayar diri kita terlebih dahulu untuk membangun asset. Kali ini gue akan menulis tentang tips ke tiga yaitu :</p><p><strong><br
/> 3. Hiduplah sesuai kemampuan</strong></p><p><span
id="more-288"></span><br
/> Setiap orang punya keinginan-keinginan dalam hidupnya. Ingin punya TV terbaru, ingin berlibur ketempat yang indah, ingin punya mobil, ingin punya motor, ingin makan enak, dll, dll. Semua-nya itu adalah sah-sah saja (selama uang yang dipakai adalah uang yang halal lho ya !! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) karena mempunyai keinginan adalah fitrah dari manusia. Tanpa keinginan (atau nafsu), maka bisa dibilang manusia tersebut tidaklah utuh.</p><p>Nah, dalam hubungannya dengan cashflow, menurut saya keinginan2 manusia itu pada dasarnya bisa digolongkan menjadi dua, yaitu keinginan akan produk-produk produktif atau konsumtif.</p><p>Apa itu produk-produk produktif dan konsumtif ? Gampang saja, menurut gue produk-produk produktif adalah produk yang bisa mendatangkan uang ke dompet kita. Sedangkan produk konsumtif adalah produk yang mengeluarkan uang dari dompet kita.</p><p>Kok kayaknya pernah denger ya ? Tepat sekali. Memamg definisi ini mirip sekali dengan definisi Asset dan Liabilities.<br
/> Sebetulnya apa2 yang kita beli dan belanjakan pasti akan masuk ke dalam dua produk tersebut. Sesungguhnya itulah yang membedakan antara kebiasaan orang yang benar2 kaya dengan orang miskin dan kelas menengah.</p><p><strong>“Orang miskin dan kelas menengah mengeluarkan uangnya untuk membeli barang2 konsumtif, sedangkan orang kaya mengeluarkan  uangnya untuk membeli asset.”</strong></p><p>Dalam bukunya (Rich Dad Poor Dad), Kiyosaki bahkan berani menekankan bahwa menyadari perbedaan antara asset dan liabilitias itulah kunci no 1 untuk menjadi kaya yang sesungguhnya.</p><p>Nah apa hubungannya antara hidup sesuai kemampuan ?<br
/> Seperti sudah gue tulis di atas, mempunyai keinginan-keinginan adalah hal yang manusiawi. Tetapi adalah penting bagi kita untuk menyadari apakah keinginan-keinginan itu sudah sesuai dengan kemampuan finansial dan tujuan finansial kita. Alangkah bijaknya bila dalam pemenuhan keinginan tersebut kita juga mempertimbangkan tujuan finansial kita, yaitu menjadi kaya yang sebenarnya.</p><p>Sering kita mendengar atau membaca cerita tentang orang yang jatuh bangkrut dikarenakan dia terlalu memenuhi keinginan-keinginan atas produk (yang sebetulnya belum tentu dia butuhkan) tanpa mempertimbangkan kemampuan finansialnya sehingga dia memaksakan untuk berhutang sana. Gesek kartu kredit sana dan sini. Di akhir bulan bingung karena tagihan menumpuk. Akhirnya hutang sana dan sini. Gali lobang dan tutup lobang. Padahal semua barang yang dibeli terkadang hanya untuk gengsi, bukan karena memang dibutuhkan.</p><p>Ok, gue sadar gengsi memang penting, tetapi ketahuilah gengsi saja tidak akan memperbaiki kondisi finansial kita dan itu tidak akan berarti apa2 didepan kreditur kamu. Kamu kan gak bisa bayar hutang pake gengsi kan ? <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Terkadang kebiasaan itu juga disebabkan karena kita mencampur baurkan antara keinginan dan kebutuhan. Padahal, kedua hal tersebut adalah sangat berbeda jauh. Beda jauh sekali bagaikan langit dan bumi, bagaikan harum bunga bangkai dengan harum bunga mawar. Bagaikan  asterix dengan obelix (lho ! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ).</p><p>Di dalam buku-nya Safir Senduk (”Siapa bilang jadi karyawan tidak bisa kaya ?”, disebutkan perbedaaan antara kebutuhan dan keinginan, yaitu :<br
/> 1. Kebutuhan ada batasnya, sedang keinginan tidak ada batasnya. Contoh paling gampang menyadarinya adalah pada saat kita lagi puasa. Pada saat kita sedang berpuasa, karena pengaruh perut lapar kita akan menginginkan dan membayangkan pada saat makan nanti bakal minum es teh terus dilanjut ama es campur, terus makannya sate kambing, soto betawi ama nasi goreng. Imajinasi kita kemudian terus menggurita akan semua menu yang akan kita santap nanti pada saat berbuka. Padahal, setelah waktunya berbuka, yang dibutuhkan tubuh kita paling hanya segelas air putih dan 3 butir kurma dan badan kita sudah mengirimkan sinyal cukup (perut penuh dan badan segar kembali). Kemampuan perut kita setelah seharian berpuasa untuk diisi kembali itu memang ada batasnya.</p><p>2. Kebutuhan itu terkadang tidak bisa ditunda pemenuhannya sehingga seharusnya menjadi prioritas kita, sedangkan keinginan itu bisa ditunda. Contohnya kebutuhan akan bensin buat kendaraan kita itu adalah KEBUTUHAN karena tanpa itu mobil kita tidak berguna. Tetapi membeli velk baru buat mobil kita adalah KEINGINAN karena tanpa itupun mobil masih bisa kita gunakan.</p><p>3. Kebutuhan tidak selalu kita inginkan dan Keinginan tidak selalu kita butuhkan. Semua yang kita butuhkan terkadang tidak kita inginkan, tetapi karena kita BUTUH ya kita beli. Contohnya adalah Listrik, Pulsa HP, sembako, dll. Disisi lain, keinginan kita terkadang tidak kita butuhkan contohnya misalkan pengen HP model baru (padahal HP kita baru 2 bulan pakai dan masih berfungsi baik), pengen TV LCD 29? baru (padahal baru aja ganti TV Flat seminggu yang lalu) dll, dll.</p><p>Untuk itulah menyadari dorongan impuls di dalam diri kita dalam setiap pembelian produk produk di luar sana adalah sangat penting.<br
/> Tanyakan dulu pertanyaan sbb sebelum kita membeli barang :<br
/> 1. apakah benar barang ini benar2 saya butuhkan ?<br
/> 2. bila iya, apakah kamu sudah mensurvey harga produk tsb di paling tidak 2 tempat lain ?<br
/> 3. apakah ada pilihan barang yang bisa memenuhi kebutuhan kita dengan harga yang lebih murah dengan kualitas yang hampir sama ?<br
/> 4. Apakah saya membeli karena diskon ? (Note : Penting dicatat adalah “Jangan sekali2 membeli sesuatu karena melihat barang tersebut di diskon !!” )</p><p>Nah kembali kepada cashflow, apa guna kegunaan cashflow bagi kita sebagai panduan pemenuhan kebutuhan dan keinginan kita ? Jawaban-nya sederhana : Dengan melihat cashflow, kamu bisa mendapatkan gambaran sesungguhnya kemampuan finansial kamu dan  dengan menggunakan cashflow, maka akan terlihat hal-hal yang harus diprioritaskan dan harus dibayar terlebih dahulu (karena itu merupakan kebutuhan).</p><p>Ingat lho !! Sekarang, membayar diri kamu terlebih dahulu pun merupakan “Kebutuhan”, jadi itupun harus dimasukkan dalam item yang harus kamu dahulukan. Setelah semua yang merupakan kebutuhan terbayar, barulah gunakan sisa dari pendapatan kamu gunakan untuk membeli keinginan2 kamu.</p><p>Mengambil contoh cashflow Budi, maka akan terlihat bahwa Budi mungkin akhirnya hanya akan mempunyai uang kurang dari 75rb untuk membeli barang yang menjadi keinginan dia per bulan. Hmmm… tidak banyak ya ? Dia terlebih dahulu harus menuntaskan hutang KPR, Motor dan Kartu kredit A dan B, sebelum bisa mempunyai dana yang lebih besar untuk membeli apa yang dia inginkan setiap bulan-nya.</p><p>Inilah yang gue maksud dengan “Hiduplah sesuai kemampuan”. Karena dengan hidup sesuai kemampuan kita, kita tidak akan gampang terdorong membeli sesuatu hanya karena kita ingin. Kita hanya akan membeli sesuatu bila itu kita butuhkan. Dan bila kita membeli sesuatu, maka biaya-nya masih masuk dalam dana yang kita punya sehingga tidak menyebabkan cashflow kita “berdarah-darah”. <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Penting untuk dicatat bahwa untuk pembelian barang yang kamu inginkan, hindarilah berhutang. Bila uang kamu belum cukup untuk membeli barang yang menjadi keinginan kamu, maka tabung saja uang kamu. Tahan keinginan tersebut. Tanyakan kembali pertanyaan diatas 2-3 kali sebelum membeli barang tersebut.</p><p>Lho kok aku mendengar komentar kayak gini yah “Wah kalo gitu mah, gue gak bisa nonton di bioskop ama yayang dong !!” atau “wah kok sisanya cuman segini ?! Mana cukup buat dugem/senang-senang ama teman ?! “.<br
/> Nah sekarang gue balik tanya “Mana yang menjadi prioritas kamu ? Cashflow sehat atau cashflow berantakan ?”.<br
/> Tidak ada hasil yang bisa dicapai tanpa usaha Bung !! Semua butuh proses dan pengorbanan. Pertanyaannya sekarang “kamu mau berantakan sekarang, senang2 nanti atau senang2 sekarang, berantakan nanti ? ”<br
/> Apa yang akan kita dapatkan dimasa depan adalah apa yang kita usahakan sekarang. Omong kosong besar bisa dapat hasil tanpa usaha !!  Buat gue, pepatah “muda hura-hura, tua kaya raya, mati masuk surga” adalah omongan ngawur orang tidak punya otak !! “So…it’s your choice !!”<br
/> Hehe.. kesannya kok keras sekali ya ? Hmmm.. tetapi ketahuilah bahwa memang sikap keras itu dibutuhkan terutama kepada diri kita sendiri. Ada yang pernah bilang bahwa “Bila kita keras kepada diri kita sendiri, maka dunia akan berbaik hati kepada kita”. Buat gue, ucapan ini adalah benar adanya karena itu sebetulnya makna-nya setali tiga uang dengan “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian” yang sudah teruji kebenarannya sepanjang jaman. Kamu setuju ? <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Kayaknya sampai disini dulu. Pada tulisan gue berikutnya gue akan membahas tentang pentingnya untuk “Terus perbesar aset dan awasi terus hutang non produktif”. So stay tune… !!! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Bayar diri kamu terlebih dahulu “</title><link>http://sigitarinto.com/2009/02/01/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cbayar-diri-kamu-terlebih-dahulu-%e2%80%9c/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/02/01/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cbayar-diri-kamu-terlebih-dahulu-%e2%80%9c/#comments</comments> <pubDate>Sun, 01 Feb 2009 01:23:44 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[finansial]]></category> <category><![CDATA[indonesia]]></category> <category><![CDATA[tips]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=175</guid> <description><![CDATA[<p>Ok, sekarang sebelum gue mulai, gue mau tanya sekali lagi dulu apakah elo sudah membuat cashflow pribadi elo dan mencoba membaca cashflow tersebut ?</p><p>Kalo sudah, tetapi belum mengerti, silahkan dibaca lagi posting gue kemaren2 ya ?
Jangan takut bila bingung.  Adalah hal wajar bila kita bingung karena kita sedang mencoba untuk mengerti suatu hal-hal baru.</p><p>Nah bagi [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Ok, sekarang sebelum gue mulai, gue mau tanya sekali lagi dulu apakah elo sudah <a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/13/39/">membuat cashflow pribadi </a>elo dan <a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/">mencoba membaca cashflow</a> tersebut ?</p><p>Kalo sudah, tetapi belum mengerti, silahkan dibaca lagi posting gue kemaren2 ya ?<br
/> Jangan takut bila bingung.  Adalah hal wajar bila kita bingung karena kita sedang mencoba untuk mengerti suatu hal-hal baru.</p><p>Nah bagi kalian yang ingin merubah cerita cashflow kalian, silakan baca tips gue berikut ini, yaitu:</p><p><strong>2. Bayarlah diri kamu terlebih dahulu-Tambah asset</strong></p><p>Bila kamu sudah membuat cashflow pribadi kamu dan melihat kembali kondisi cashflow Budi, kamu pasti mengerti bahwa hal yang paling membuat kondisi keuangan Budi menjadi buruk adalah karena dia mempunyai terlalu banyak liabilities dan terlalu sedikit asset.</p><p><span
id="more-175"></span>Nah, bagaimana cara-nya merubah kondisi tersebut ? ya asset-nya yang harus ditambah banyak !!<br
/> Kenapa ? karena inilah bagian dimana orang-orang yang benar-benar kaya memfokuskan seluruh tindakannya.</p><p>Nah sebelum melangkah lebih lanjut, perlu gue ulangi lagi apa itu definisi asset.</p><p>Asset adalah semua harta kamu yang bisa menghasilkan pemasukan bagi diri kamu.</p><p>Pada prinsipnya, seperti gue akan kutip dari Bukunya pak Safir Senduk, asset bisa dibagi menjadi 4 bagian :<br
/> <strong>1. Produk keuangan</strong>. Ini biasanya dikeluarkan oleh Bank ataupun institusi keuangan lainnya. Contohnya adalah Tabungan, Deposito, Obligasi,  Reksadana, Saham, Emas, dll.</p><p><strong>2. Bisnis.</strong> Misalkan kamu sebagai karyawan, kamu bisa buka bisnis jual pulsa elektronik, warnet, jualan makanan, katering, dll. Sebagai investor di usaha tanpa ikut mengelola usaha tersebut pun buat gue bisa dimasukkan dalam kategori ini. MLM-pun bisa dikategorikan sebagai bisnis lho ! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p><strong>3. Harta yang disewakan. </strong>Bila kamu mempunyai barang dirumah yang jarang dipakai, kamu bisa menyewakan kepada orang. Misal bila kamu punya mobil, kamu bisa menyewakan mobil tersebut secara harian ataupun mingguan/bulanan.</p><p><strong>4. Barang ciptaan. </strong>Contoh paling sederhana adalah, bila kamu pintar membuat tulisan, maka kamu bisa menawarkan tulisan tersebut kepada penerbit untuk diterbitkan. Bila penerbit setuju menerbitkan tulisan tersebut menjadi buku, maka untuk setiap buku yang terjual, kamu akan mendapatkan royalti sekian persen.</p><p>Nah, dari 4 tipe asset diatas, produk keuangan adalah yang paling mudah dan relatif membutuhkan modal yang paling sedikit untuk dilakukan.<br
/> Jadi langkah paling sederhana untuk menambah asset adalah dengan secara rutin menyisihkan uang kamu di produk keuangan. Paling gampang ya ke Tabungan ataupun deposito di Bank.</p><p>Saran gue adalah kalo memilih produk tabungan, buat rekening tabungan terpisah dan jangan bawa ATM-nya di dalam dompet kamu untuk mengurangi godaan memakai uang tersebut ! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Untuk informasi juga, deposito di Bank sekarang bisa dimulai dengan nilai nominal 1jt. Untuk Emas (gue menyarankan koin emas 24K yang dijual di Antam), ada dijual dengan nominasi paling kecil 2gr.<br
/> Untuk reksadana, ada yang dimulai dengan nilai awal hanya 500rb.</p><p>Eh kok gue dengar komentar “Wah udah gak punya sisa uang tuh buat disisihkan ke asset. Semuanya terlanjur dipakai !!”.</p><p>Kalo kamu berkomentar seperti itu, saran gue adalah <strong>“JANGAN MENYISIHKAN UANG DI BELAKANG, TETAPI SISIHKAN DI DEPAN”.</strong><br
/> Ini yang gue maksud dengan kamu harus BAYAR DIRI KAMU TERLEBIH DAHULU.</p><p>Jadi, pada saat kamu pertama dapat gaji, yang pertama kamu harus lakukan adalah segera mentransfer sebagian uang kamu ke rekening tabungan asset kamu sebelum kamu membayar keperluan kamu yang lain !! Jangan lakukan itu setelah semua keperluan kamu terbayar karena itu akan membuat uang kamu sudah terburu habis.</p><p>Kamu mungkin juga bisa meminta pihak kantor untuk mentransfer uang untuk asset tersebut secara otomatis setiap bulan. Masak ? ya coba saja tanya dulu. Kalau kamu tidak tanya, kamu kan tidak akan tahu kan ? <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Menurutku sih seharusnya bisa saja. Toh bila selama ini kamu ada hutang ke kantor, mereka juga akan memotong otomatis dari gaji perbulan kan ?</p><p>Intinya adalah, bayar diri kamu terlebih dahulu. Karena, kamulah yang paling berkepentingan dengan nasib keuangan kamu. Bukan boss kamu di kantor, bukan bank, bukan orang tua dan juga bukan tetangga kamu !! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Bila sekarang pengeluaran kamu ngepas banget dengan pemasukan kamu, maka evaluasi lagi, mana keperluan yang benar2 penting dan mana yang kurang penting. Bila tidak ada jalan lain ya kamu harus sedikit menurunkan standar hidup kamu.</p><p>Lakukan saja kebiasaan ini secara rutin dan setelah sekian lama maka kamu pasti akan merasa bahwa kebiasaan itu tidak terasa berat lagi.  Kebiasaan baru itu hanya terasa berat didepan saja. Percaya deh, setelah sekian lama, kamu akan menyadari bahwa dengan uang di tangan yang lebih sedikit (tetapi dengan tabungan/asset yang lebih banyak), kamu masih tetap hidup dan tetap bisa menikmati-nya kok !! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br
/> Malah kamu akan merasa lebih aman dan nyaman, karena kamu tau kamu mempunyai lebih banyak tabungan.</p><p>Nah setelah tabungan itu terkumpul, maka gunakanlah uang tersebut  untuk usaha/membeli asset lain yang bisa menghasilkan pemasukan positif kepada kamu.</p><p>Satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa sebetulnya apa yang membuat suatu harta menjadi asset ataupun liabilities sebetulnya adalah kondisi pikiran kamu. Pikiran kamulah yang sesungguhnya membuat sesuatu itu menjadi asset ataupun liabilities.</p><p>Mau contoh ? Ok, misalkan saja kamu punya motor pribadi yang sudah lunas cicilannya.<br
/> Sekarang ini motor ini tidak kamu gunakan untuk apa2 selain untuk transportasi.<br
/> Dalam cashflow kamu, maka motor ini akan ditempatkan di dalam kolom asset. Tetapi sesungguhnya, nilai asset ini adalah negatif karena nilai jualnya pasti biasanya sudah turun dibandingkan dengan nilai pembeliannya. Kamu bisa lihat kembali contoh cashflow-nya si Budi dimana harga beli motornya 12jt, tetapi bila dijual kembali akan laku 7jt. Disini, Budi mempunyai asset motor dengan total nilai negatif 5jt.</p><p>Nilai asset negatif ini bisa dirubah bila misalkan motor tersebut didaya gunakan untuk hal lain misalnya disewakan untuk ojek ataupun digunakan untuk bisnis sampingan kamu.  Jadi motor tersebut akan menghasilkan pemasukan rutin kepada kita -> masuk ke bagian Income (pendapatan).</p><p>Mau contoh lain ? Ok, dalam contoh Budi, dia sudah mempunyai Rumah pribadi. Bila lokasi strategis dan kondisi memang memungkinkan, maka dia bisa menyewakan sebagian lahan di depan rumah-nya menjadi tempat usaha. Dalam hal itu, maka<br
/> akan ada uang masuk ke Income (pemasukan) lagi <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br
/> Jadi pada intinya, kita bisa merubah item  yang sebelumnya adalah liabilities menjadi asset bila kita bisa memikirkan potensi pemasukan dari item tersebut. Disini akan berlaku prinsip siapa yang kreatif, maka dia akan untung ! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/02/01/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cbayar-diri-kamu-terlebih-dahulu-%e2%80%9c/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 4 &#8211; &#8220;membaca Cashflow pribadi&#8221;</title><link>http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/</link> <comments>http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/#comments</comments> <pubDate>Wed, 14 Jan 2009 10:45:51 +0000</pubDate> <dc:creator>Sigit Arinto</dc:creator> <category><![CDATA[In Bahasa Indonesia]]></category> <category><![CDATA[finansial]]></category> <category><![CDATA[keuangan]]></category> <category><![CDATA[tips]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://sigitarinto.com/?p=58</guid> <description><![CDATA[<p>Setelah diposting yang lalu gue selesai menjelaskan mengenai bagaimana cara menyusun report cashflow, sekarang kita kembali lagi melihat cashflow tersebut dan mencoba melihat apa arti dari cashflow tersebut.</p><p>Membaca cashflow, seperti pada umumnya membaca sesuatu, adalah mencoba mengerti cerita apa yang ada pada cashflow tersebut.
Di bawah ini gue tampilkan sekali lagi cashflow dari Budi :</p><p></p><p>Apa yang kamu [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Setelah <a
href="http://sigitarinto.com/2009/01/13/39/">diposting yang lalu</a> gue selesai menjelaskan mengenai bagaimana cara menyusun report cashflow, sekarang kita kembali lagi melihat cashflow tersebut dan mencoba melihat apa arti dari cashflow tersebut.</p><p><span
id="more-58"></span>Membaca cashflow, seperti pada umumnya membaca sesuatu, adalah mencoba mengerti cerita apa yang ada pada cashflow tersebut.<br
/> Di bawah ini gue tampilkan sekali lagi cashflow dari Budi :</p><p><img
src="http://i496.photobucket.com/albums/rr327/sandalilang/complete.jpg" alt="complete" width="461" align="baseline" height="538" /></p><p>Apa yang kamu bisa ambil kesimpulan dari cashflow diatas ? Jangan2 sudah merasa pusing ya melihat tabel2 diatas ? Hehehehe.. gak papa. Itu sebetulnya cuman perlu pembiasaan saja kok.</p><p>OK, bagaimana supaya menarik, kita maen game saja ? Ambil kertas dan coba tuliskan 3 hal paling penting dan mengganggu pikiran kamu dari cashflow di atas. Setelah selesai, coba bandingkan jawabannya dengan apa yang gue tulis dibawah.<br
/> Jangan menyontek dulu ya <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br
/> Ingat, hanya geser mouse kamu ke bawah setelah kamu menuliskan 3 hal itu !!! Jangan mencontek ya ?<br
/> Sudah ? Ok geser mouse kamu ke bawah !!</p><p>eittss!!!benar sudah ?</p><p>eitss!!! yakin sudah ?</p><p>eitss!! benar yakin ? ok!!</p><p>Ini dia jawaban gue !! Dari contoh cashflow di atas gue pengen menunjukkan 3 point penting sbb ke kamu :<br
/> - Budi mempunyai hutang yang jauh lebih banyak dari asset-nya (perhatikan total jumlah liabilities dibandingkan dengan nilai asset-nya)<br
/> - Pengeluaran Budi hampir sebesar pendapatannya per bulan.<br
/> - Pemasukan Budi terbesar per bulan adalah dari Gaji.</p><p>Ok, berapa skor kamu ? bila kamu bisa menjawab benar 1 saja dari 3 jawaban diatas, maka kamu akan gue bilang kamu sudah bisa membaca cashflow !! Gampang kan sebetulnya membaca cashflow itu ?</p><p>Apa kesimpulan lain yang bisa ditarik dari kesimpulan di atas ?<br
/> Bila kamu tanya saya, saya akan jawab bahwa kondisi keuangan Budi masuk dalam zona berbahaya ! Kenapa ? Karena bila dia di PHK atau dia tidak mendapatkan gaji lagi, maka dia akan langsung masuk dalam kondisi bangkrut !</p><p>Pada contoh di atas, dia hanya akan mempunyai sisa cashflow sebanyak kurang dari 100rb sebulan. Terus terang, gue tidak akan heran kalo si Budi sering mengeluh kehabisan uang di tengah bulan kepada teman2nya <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Sekarang coba buat cashflow pribadi kamu seperti sudah gue terangkan di posting2 gue kemaren dan cobalah untuk membaca cerita cashflow pribadi kamu ?</p><p>Bagi yang mempunyai cerita cashflow yang berbeda dengan Budi, gue ucapkan selamat ! Kamu sudah jago mengelola keuangan kamu dan rasanya kamu gak perlu baca posting ini lebih lanjut (walaupun mau membaca terus pun gak papa lho !)</p><p>Bagi yang mempunyai cerita yang mirip dengan Budi, bagaimana perasaan kamu sekarang ? Ngeri ? Takut ? Marah ?<br
/> Sorry, saya hanya bisa menawarkan satu hal, yaitu satu-satunya kata-kata penenang bagi kamu &#8220;menyadari kondisi seperti itu adalah satu-satunya jalan supaya kamu punya kesadaran dan kemauan untuk menyadari kesalahan kamu selama ini dan berubah !!&#8221; <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Bagaimana merubah kesalahan2 tersebut ? Itu ada dalam tulisan gue berikutnya&#8230;. &#8220;So stay tune !!&#8221; <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Catatan : bagi yang paham akuntansi, jangan protes dan bilang tabel di atas ini bukan format cashflow yg standard ya !! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Gue juga cuman copy dari bukunya Kiyosaki aja, jadi kalo pengen protes, jangan ke gue, tapi ke dia !! <img
src='http://sigitarinto.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul
class="related_post"><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/09/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-2/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! &#8221; Bagian 2</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2011/02/08/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget/" title="Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1">Tips &#8220;Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !!&#8221; &#8211; Bagian 1</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/03/05/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9cterus-perbesar-aset-kamu-dan-awasi-terus-hutang-non-produktif/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Terus perbesar aset kamu dan awasi terus hutang non produktif</a></li><li><a
href="http://sigitarinto.com/2009/02/23/tips-%e2%80%9cjadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-%e2%80%9d-%e2%80%9chiduplah-sesuai-kemampuan-kamu%e2%80%9d/" title="Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”">Tips “Jadi Karyawan tapi gak kaya ? Rugi banget !! ” &#8211; “Hiduplah sesuai kemampuan kamu”</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://sigitarinto.com/2009/01/14/tips-jadi-karyawan-tapi-gak-kaya-rugi-banget-bagian-4-membaca-cashflow-pribadi/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
